Data Science Bootcamp 2016

image description

Jakarta, 9 April 2016 – Untuk menjawab kebutuhan akan data scientist (ilmuwan data) yang terus meningkat pesat belakangan ini, Data Science Indonesia (DSI) menggelar “DSI Bootcamp 2016”, sebuah program pelatihan bersertifikat pertama di Indonesia yang diselenggarakan untuk menyemai bibit-bibit data scientist.
DSI sebagai komunitas data scientist dan data enthusiast pionir di Tanah Air menyelenggarakan program ini dengan dukungan penuh dari organisasi sosial yang fokus pada pengembangan kompetensi dan kapasitas generasi muda, Ventura Labs.

“Di sektor publik maupun swasta, peran data science menjadi semakin penting dalam menciptakan inovasi dan terobosan. Karena itu, kebutuhan untuk penerapannya juga terus meningkat. Acara ini adalah kontribusi kami untuk menjawab kebutuhan tersebut,” kata Ketua Umum DSI, Fajar Jaman di sela acara peluncuran “DSI Bootcamp 2016”, Sabtu, 9 April di Menara Multimedia Telkom Indonesia, Jakarta Pusat.

Kelangkaan data scientist di Indonesia juga diakui oleh Kepala Jakarta Smart City, Setiaji, dalam keynote speech yang ia bawakan di Grand Launching DSI Bootcamp 2016, “Dulu, untuk mencari orang yang bersedia mengolah data tidak banyak yang mau. Sekarang, mengolah data (data science) menjadi sesuatu yg seksi. Sayangnya, data scientist di Indonesia masih susah dicari.” Karena itu, pihak Jakarta Smart City menyambut baik kehadiran DSI Bootcamp. Lulusan DSI Bootcamp diharapkan dapat bersama-sama membangun Jakarta dengan membantu Jakarta Smart City. Di setiap penjuru kota Jakarta terpasang sensor-sensor yang setiap hari mengirimkan data. “Data-data tersebut nantinya dapat diolah oleh lulusan bootcamp ini.”

Yanti Nisro, President of PERPI & Deputy Managing Director of DEKA Marketing Research, yang juga merupakan Advisory Komunitas DSI, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan kebutuhan Data Scientist di bidang marketing research, “Dalam marketing research, kita tidak bisa lagi (menerapkan) traditional research. So, the need of data scientist in market research is very huge. This boot camp is a history, karena belum pernah ada di Indonesia sebelumnya.”

Kehadiran DSI Bootcamp 2016 diyakini dapat menjawab kebutuhan Data Scientist di Indonesia oleh Arief Mustain, EGM Digital Service, PT Telkom Indonesia, “Sebelum 6 bulan selesai training, pasti semua peserta bootcamp sudah ‘diambil’ oleh perusahaan-perusahaan.”

DSI Bootcamp 2016 ini diselenggarakan secara intensif selama 6 bulan dengan kurikulum yang komprehensif, serta ditunjang oleh program pengembangan kemampuan peserta melalui magang (capstone) selama 2-3 bulan di organisasi-organisasi yang telah menjadi mitra DSI. Konsep ini sejalan dengan misi Ventura Labs, sebagai partner DSI dalam menyelenggarakan DSI Bootcamp. “Ventura Labs berharap pelatihan ini dapat melahirkan industry-focused talents di Indonesia melalui tiga hal. Pertama, membagikan ilmu yang juga dipelajari oleh para mahasiswa di universitas berkelas internasional seperti John Hopkins & MIT dalam konteks Indonesia. Kedua, menyediakan instruktur dan mentor data science yang menguasai suatu industri atau bidang tertentu. Ketiga, menerapkan program externship, dengan menempatkan para peserta ajar di perusahaan-perusahaan untuk memecahkan real world problems di sana,” kata Daniel Riveong, Principal Ventura Labs.

Melalui seleksi yang sangat ketat terhadap 250 pendaftar, telah terpilih 28 orang dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa yang baru lulus, veteran di industri teknologi, hingga pekerja organisasi internasional. Selaku Advisor DSI, Yanti Nisro memberi pesan bagi para peserta, “You are special. Seleksi bootcamp ini sangat ketat, maka manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Have fun and enjoy!”