GAME OF DATA: "TRANSPARENCY IN MINING INDUSTRY"

image description

(Not really fun, yet quite important) facts about Indonesia mining industries:

Meski harga minyak dan batubara merosot dalam lima tahun terakhir, sektor tambang masih menjadi penopang ekonomi Indonesia. Pada 2016, industri ini termasuk penyumbang terbesar Pemasukan Negara Bukan Pajak (PNBP) sumber daya alam. Kontribusi minyak bumi, gas bumi, mineral, serta batu bara mencapai Rp 90 triliun atau meliputi 95 persen dari pendapatan SDA.

Dengan porsi mencapai 7,2 persen, pertambangan migas dan minerba juga termasuk kontributor utama Produk Domestik Bruto (PDB) 2016 setelah perdagangan, pertanian, dan jasa konstruksi. Selain itu, bidang yang dikenal dengan industri ekstraktif ini juga memberi setoran pajak bumi dan bangunan terbesar pada 2015, mencapai Rp 27 triliun.

Lembaga konsultan internasional Wood Mackenzie memperkirakan investasi migas di Indonesia akan bangkit pada 2018 dan 2019 karena adanya penawaran skema kerjasama baru.  Adapun untuk mendorong pertumbuhan sektor tambang, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar menyebutkan perlunya sejumlah pembenahan di tiga aspek, yakni politik, teknologi, dan suku bunga perbankan. (source)
 



MEANWHILE

Sekretaris Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), yang juga merupakan anggota Tim Pelaksana Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) Yenny Sucipto menyebutkan bahwa negara kehilangan pendapatan sebesar Rp 135-150 triliun per tahun akibat korupsi di sektor pertambangan. (source)

SO, WHAT WE CAN DO?

By joining this period's GAME OF DATA competition, you can support mining industries transparency, and get a chance to win the prize! Get the Insight through the Data in the theme of "Transparency in Mining Industry"

Period of competition: 12 JUNE 2017  -   23 JULY 2017

Visit this site for more info.

This event is a collaboration of Katadata & Data Science Indonesia.